Asparagus mengandung alkali yang dikenal sebagai asparagine. Alkali ini terdapat di dalam tanaman hidup. Mengandung prinsip hidup yang kalau tanpa zat itu tanaman ini tidak akan dapat bertumbuh dan hidup. Alkaloid asparagus itu mengandung unsur-unsur karbon, hidrogen, nitrogen dan oksigen. Di samping itu asparagus mengandung silikon, fosfor, potassium, sodium, mangan, dan zat besi.
Kalau asparagus itu di masak itu dimasak, khasiat alkaloid itu berkurang, karena unsur hidrogen dan oksigen yang di dalamnya itu menghilang, dan unsur-unsur lainnya pun ikut rusak. Selain hilangnya unsur-unsur gizinya, asparagus yang di masak cenderung akan mengganggu ginjal.
Dicampur dengan sari wortel, sari asparagus itu berfungsi sebagai diuresis atau melancarkan keluarnya air kemih, namun pemakaiannya janganlah terlalu banyak, bahkan ada bagusnya kalau selalu dicampur dengan sari wortel, karena mengandung zat pembersih yang kuat terlebih terhadap ginjal.
Oleh karena sari asparagus ini dapat menghancurkan zat asam oxalat di dalam ginjal dan di dalam jaringan-jaringan otot, maka akan dapat juga menolong penderita rematik dan radang syaraf.
(Dikutip dari; “Diet & Juice Therapy” Oleh DR. R. A. Nainggolan, Bandung)